Di tengah situasi pandemi seperti ini, mungkin ada “kerja ekstra” yang Bunda lakukan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak agar ia enggak gampang jatuh sakit. Misalnya, memberikan buah dan sayur untuk anak bahkan tambahan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuhnya. Tapi, apakah semua ini sudah cukup, Bun?

Kalau Bunda sudah memastikan si kecil mengonsumsi ragam makanan sehat plus vitamin untuk daya tahan tubuh itu bagus banget. Tapi #TauNggakSihBun, dalam menjaga imunitas anak, rupanya memberikan asupan sehat saja enggak cukup. Beberapa hal lain yang juga masih perlu diperhatikan dan dilakukan, terutama di masa pandemi saat ini, misalnya:

1.Menjaga Kebersihan

Kebersihan diri, orang-orang terdekat, dan lingkungan si kecil perlu banget Bunda perhatikan untuk mencegah virus atau bakteri menginfeksi tubuhnya. Tapi ingat, menjaga kebersihan itu bukan berarti si kecil enggak boleh “bermain kotor” sama sekali. Ia boleh kok main ayunan di taman dekat rumah, bermain dengan kucing kesayangannya, atau ikut bantuin Bunda yang lagi hobi bercocok tanam. Yang penting anak selalu bebersih diri usai melakukan aktivitas dan Bunda pun harus menjadi teladan untuk hal tersebut.

2. Istirahat yang Cukup

Menurut sleepfoundation.org, saat tidur, tubuh kita bakal memproduksi dan melepaskan sitokin atau tipe protein yang dapat melawan infeksi dan peradangan dalam tubuh sehingga membantu kinerja sistem imun. Itulah mengapa Bunda dan si kecil perlu istirahat dengan cukup. Kemudian, menurut Mesty Ariotedjo, dokter spesialis anak, selain dapat menjaga daya tahan tubuh anak, waktu istirahat yang cukup di malam hari juga dapat membantu menstimulasi hormon-hormon pertumbuhannya.

Baca Juga:  Pahami Tentang Vitamin D yang Banyak Dicari Saat Pandemi Covid-19

3.Perbanyak Air Putih

Sekalipun cairan bisa didapatkan dari buah-buahan, tapi anak tetep perlu memenuhi kebutuhan cairan tubuhnya dengan air putih. Untuk anak di atas usia 7 tahun, kebutuhan cairan per harinya sudah mencapai 2 liter ya, Bun.

Menjaga tubuh si kecil tetap terhidrasi dengan baik adalah salah satu upaya yang bagus untuk menjaga sistem imunnya, mengapa? Sistem imun pada tubuh bergantung penuh pada nutrisi yang berada di aliran darah, dan aliran ini sebagian besar terdiri dari air. Nah, kalau cairan tubuh tidak terpenuhi maka darah tidak dapat mengantar nutrisi yang cukup bagi setiap organ tubuh.

4.Menggunakan Masker

Kelak jika pandemi Covid-19 berakhir sekalipun, mengenakan masker sepertinya tetap perlu dibiasakan, khususnya ketika naik kendaraan umum. Tapi sekarang,  saat kita keluar rumah maka masker wajib dikenakan, termasuk si kecil, Bun.

Masker mungkin tidak meningkatkan sistem imun anak, tapi setidaknya membantu atau meringankan kerjanya. Dengan mengenakan masker saat harus pergi ke luar rumah, anak bisa terhindar dari virus maupun bakteri yang berasal dari udara atau droplet orang lain.

5.Berjemur di Pagi Hari

Sinar matahari ini kaya akan vitamin D dan vitamin ini mampu memodulasi sistem kekebalan tubuh yang beberapa efeknya adalah meningkatkan respons antibakteri dalam sistem imunitas alamiah, serta meningkatkan jumlah dan fungsi sel T yang berguna untuk menekan sel-sel tubuh yang sudah mati maupun rusak.

Baca Juga:  Hal Utama yang Perlu Diketahui Tentang Vaksin Flu

Selain itu, vitamin D juga dibutuhkan oleh anak untuk memperkuat tulang dan giginya, meningkatkan produksi serotonin, dan memberikannya lebih banyak energi. Ajaklah si kecil berjemur di luar rumah setiap pagi hari selama 15-20 menit ya, Bun.

Dengan mengonsumsi asupan bergizi plus melakukan kelima hal di atas, semoga Bunda bisa membantu si kecil untuk menjaga daya tahan tubuhnya bahkan juga meningkatkan motivasi anak untuk tetap semangat beraktivitas. Lagi pula, selain ada pandemi, kita juga sudah memasukki musim hujan nih. Jadi, sistem imun anak harus lebih dijaga biar enggak gampang terserang berbagai penyakit langganan di musim hujan.

Sehat-sehat ya, Bunda dan si kecil! Selain fisik, jaga juga kesehatan mental kalian, karena pada akhirnya mental pun dapat memengaruhi imunitas tubuh kita. Jangan stres dan berusahalah selalu buat happy. Yuk, bagikan artikel ini ke para Bunda lainnya!

Back To Top